Sabtu, 10 Mei 2014

perangkat pembelajaran STAD yang terintegrasi dengan NHT

Berdasarkan UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional bab XI pasal 40 dinyatakan bahwa pendidik dan tenaga kependidikan berkewajiban menciptakan suasana pendidikan yang bermakna, menyenangkan, kreatif, dinamis, dan dialogis. Hal tersebut bermakna bahwa suasana pembelajaran yang diharapkan terjadi di kelas bukanlah pembelajaran yang terpusat pada guru, namun suasana pembelajaran yang  menyenangkan dimana terjadi dialog yang baik antara guru dengan siswa, dan juga dengan sesama siswa.
Untuk melaksanakan hal tersebut, pembelajaran di kelas dapat dilakukan dengan menggunakan diskusi kelompok. Namun, pada kenyataannya, pelaksanaan diskusi rawan dengan adanya difusi tanggung jawab. Difusi tanggung jawab adalah ketimpangan yang terjadi di dalam melaksanakan tugas kelompok. misalnya, siswa yang berkemampuan rendah akan kurang dianggap di dalam kelompok dan ide-idenya juga kurang diperhatikan oleh kelompok. 
difusi tanggung jawab dapat diatasi dengan menerapkan pembelajaran kooperatif STAD (Student Team Achievemen Division). Pembelajaran kooperatif STAD terdiri dari lima tahapan yaitu presentasi kelas, team, kuis, skor kemajuan individual, dan rekognisi tim. Namun, dalam pembelajaran kooperatif STAD kontribusi dari siswa yang berkemampuan rendah menjadi berkurang. Dengan alasan tersebut, maka tanya jawab sangat diperlukan agar semua siswa selalu siap menjawab pertanyaan yang diberikan guru, dimana jawaban salah satu siswa akan menjadi jawaban kelompok. Hal tersebut mendorong agar siswa yang mempunyai prestasi kurang tidak diabaikan oleh kelompoknya, karena jika siswa tersebut terpilih, jawabannya akan menentukan skor kelompok. 
Proses tanya jawab dilakukan dengan menggunakan metode kooperatif NHT, karena prinsip dari metode NHT adalah melakukan tanya jawab dan memberikan pertanyaan kepada seluruh siswa, kemudian guru akan memilih siswa secara acak untuk menjawab pertanyaan yang diberikan. Jawaban yang diberikan oleh satu orang siswa akan menjadi jawaban kelompok, dan mempengaruhi nilai yang dimiliki oleh kelompok. dengan cara ini diharapkan, semua anggota kelompok saling memperhatikan pemahaman diri sendiri dan juga pemahaman anggota kelompok yang lain.
Namun, metode NHT ini juga memiliki kelemahan, yaitu bahwa tidak semua siswa dapat terpililih. dengan demikian, pelaksanaan kuis tetap dilaksanakan untuk menjamin bahwa semua siswa paham dengan materi yang dipelajari.

Silahkan mencoba pembelajaran STAD yang terintegrasi dengan NHT, 
klik link di bawah ini untuk menguduh perangkat, berupa RPP, LKS, PR, soal kuis da tanya jawab, dan juga soal pretes dan postes.
perangkat masih terbatas pada materi himpunan kelas VII SMP semester 2 saja.
bagi yang berminat mengembangkan perangkat pada materi pokok yang lain dipersilahkan.

terimakasih.

klik
http://www.mediafire.com/download/pfiwb9ryb3boil1/Perangkat_Pembelajaran_STAD_yang_terintegasi_dengan_NHT.rar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar